Bukti Audit Relevan

Konfirmasi merupakan bukti yang didapatkan lewat penegasan dari pihak ketiga sebagai jawaban atas permintaan informasi.

Bukti audit relevan.
Bukti audit yang diberikan haruslah relevan dengan tujuan dilaksanakannya audit.
Relevansi bukti dapat dilihat dari setiap informasi.
Bukti audit adalah semua informasi yang digunakan oleh auditor dalam pembuatan kesimpulan opini dibuat.

Pengujian fisik physical examination merupakan bukti yang diperoleh lewat pemeriksaan secara fisik atau lewat perhitungan oleh auditor terhadap harta perusahaanmisalnya uang tunai surat berharga barang persediaan.
Satu hal yang harus diingat adalah bukti audit yang dihasilkan oleh big data umumnya memberikan petunjuk keterkaitan association bukan sebab akibat causation 10.
Menurut konrath 2002 bukti audit terdiri atas bermacam fakta dan inferensi yang mempengaruhi pemikiran seorang auditor atas sebuah penyajian laporan keuangan.

Bukti yang relevan maksudnya adalah bukti yang secara logis mempunyai hubungan dengan permasalahannya.
Catatan akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan dan 2.
Bukti audit yang relevan adalah yang sesuai atau tepat jika digunakan untuk suatu maksud tertentu.

Bukti yang tidak ada kaitannya dengan permasalahan kondisi tentu tidak ada gunanya karena tidak dapat dipakai guna mendukung argumentasi pendapat atau simpulan dan rekomendasi dari auditor.
Jadi dalam hal ini suatu bukti mungkin relevan dalam suatu tujuan audit tetapi tidak relevan dalam tujuan audit yang lain.
Asal peroleh bukti juga menjadi dasar pertimbangan yang menentukan bagi.

Bukti yang relevan lebih kompeten daripada bukti yang tidak relevan.
Pengertian bukti audit adalah segala bentuk infomasi baik itu informasi yang bersifat angka ataupun informasi lain informasi penguat yang relevan dengan penyajian laporan keuangan yang dapat digunakan auditor untuk memberikan pernyataan opininya definisi bukti audit menurut mulyadi.
Sumber perolehan sources.

Apabila bukti yang diperoleh berasal dari sumber yang independen di luar perusahaan bukti tersebut dapat memberikan jaminan yang keandalan yang lebih besar dibandingkan dengan bukti yang.
Bukti bukti audit dapat berbentuk nominal atau berupa pernyataan baik yang tertulis maupun yang tidak tertullis atau berupa ucapan lisan yang sudah di konvensi agar menjadi bentuk pernyataan yang tertulis dan lebih relevan dengan penyajian dari laporan keuangan.
Berikut tujuh jenis bukti audit.

Sehingga berdasarkan karakteristiknya terdapat 2 dua bentuk bukti audit yakni faktual dan inferensal.
Informasi lainnya yang berhubunganterkait dengan catatan akuntansi dan pendukung alasan logis dari auditor tentang laporan keuangan yang layak.
Misalnya ketika yang ingin di audit dalam perusahaan adalah persediaan maka bukti yang paling relevan adalah dengan cara melihat langsung stok persediaan yang ada.