Contoh Bukti Audit Dalam Perusahaan

Sehingga berdasarkan karakteristiknya terdapat 2 dua bentuk bukti audit yakni faktual dan inferensal.

Contoh bukti audit dalam perusahaan.
Pengertian dari bukti fisik ini sendiri adalah salah satu bukti yang nantinya akan didapatkan oleh auditor secara langsung dan sudah melalaui permeriksaan fisik di dalam proses audit itu sendiri.
Konfirmasi merupakan bukti yang didapatkan lewat penegasan dari pihak ketiga sebagai jawaban atas permintaan informasi.
Pengertian audit selain itu ada resiko audit dimana resiko tersebut ada hubungan terbalik dengan jumlah bukti yang diperlukan untuk mendukung pendapat auditor atas laporan.

15 bukti audit yang kompeten memadai 4.
Contohnya saja seperti pemeriksaan fisik atas persediaan secara langsung dari pihak auditor eksternal atau internal.
Pengujian fisik physical examination merupakan bukti yang diperoleh lewat pemeriksaan secara fisik atau lewat perhitungan oleh auditor terhadap harta perusahaanmisalnya uang tunai surat berharga barang persediaan.

Kompetensi bukti keandalan data akuntansi berhubungan langsung dengan efektifitas pengendalian intern.
Bukti fisik adalahbukti yang didapat melalui suatu pemeriksaan secara fisik atau melalui perhitungan yang dilakukan oleh auditor terhadap harta perusahaan seperti barang persediaan uang tunai surat surat berharga dan lain lain.
Jenis bukti audit yang dapat diperoleh auditor berdasarkan jenis pengujian audit jenis bukti audit menurut arens yaitu bukti penerimaan fisik.

Bukti audit yang tepat dan cukup akan mengurangi risiko audit.
Bukti harus berkaitan dengan tujuan audit b.
Asal peroleh bukti juga menjadi dasar pertimbangan yang menentukan bagi.

Faktor yg mempengaruhi kompetensi a.
Semakin independen narasumber semakin baik semakin baik sistem pengendalian intern semakin baik.
Dalam bukti audit haruslah berkaitan dengan kuantitas bukti audit dan kecukupan bukti dimana beberapa faktor bisa meliputi kecukupan bukti yaitu materialitas.

Komite audit sangat mengandalkan internal auditor dalam menjalankan tugasnya untuk mengetahui berbagai hal yang terjadi dalam operasional perusahaan.
Komite audit tidak memberikan second judge atas opini auditor eksternal karena opini sepenuhnya merupakan tanggung jawab auditor eksternal.
Berikut tujuh jenis bukti audit.

Bukti audit yang diberikan haruslah relevan dengan tujuan dilaksanakannya audit.
Misalnya ketika yang ingin di audit dalam perusahaan adalah persediaan maka bukti yang paling relevan adalah dengan cara melihat langsung stok persediaan yang ada.