Jenis bukti audit yang dapat diperoleh auditor berdasarkan jenis pengujian audit jenis bukti audit menurut arens yaitu bukti penerimaan fisik.

Jenis bukti audit.
Agar tidak terjadi hal yang tidak diharapkan ketika dilakukan auditing.
Prosedur audit dan jenis bukti audit bukti audit merupakan informasi yang dikumpulkan dan digunakan oleh auditor untuk mendukung suatu laporan keuangan yang diperiksa dan pada akhirnya digunakan sebagai dasar untuk menyatakan pendapat audit opinion.
Menurut konrath 2002 bukti audit terdiri atas bermacam fakta dan inferensi yang mempengaruhi pemikiran seorang auditor atas sebuah penyajian laporan keuangan.

Dan bukti rasio ini masuk kedalam jenis bukti audit yang sangat umum digunakan.
Bukti dokuementer ini terbagi menjadi beberapa bagian seperti bukti yang dibuat oleh pihak luar lalu dikirimkan kepada tim auditor secara langsung.
Sehingga berdasarkan karakteristiknya terdapat 2 dua bentuk bukti audit yakni faktual dan inferensal.

Bukti audit audit evidence merupakan segala jenis informasi relevan yang nanti akan digunakan oleh akuntan publikkonsultan hukumauditor sebagai dasar dalam mengeluarkan opini auditnya.
Dalam memutuskan prosedur audit mana yang akan digunakan auditor dapat memilihnya dari delapan kategori bukti yang luas yang disebut sebagai jenias jenis bukti.
Bukti audit terdiri dari 9 jenis dan dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu.

Bukti fisik adalahbukti yang didapat melalui suatu pemeriksaan secara fisik atau melalui perhitungan yang dilakukan oleh auditor terhadap harta perusahaan seperti barang persediaan uang tunai surat surat berharga dan lain lain.
Setiap prosedur audit mendapat satu atau lebih jenis jenis bukti berikut.