Kriteria Auditor Yang Independen

Menurut arens and loebbecke pengertian audit adalah kegiatan mengumpulkan dan mengevaluasi dari bukti bukti mengenai informasi untuk menentukan dan melaporkan tingkat kesesuaian antara informasi dengan kriteria yang telah ditetapkan dimana proses audit dilakukan oleh orang yang kompeten dan independen.

Kriteria auditor yang independen.
Menurut salah seorang ahli independensi auditor merupakan sikap tidak memihak kepada kepentingan siapapun dalam melakukan pemeriksaan laporan keuangan yang dibuat oleh pihak manajemen.
Audit laporan keuangan audit kepatuhan dan audit operasional.
Karena hasil audit yang ia ungkap akan berpengaruh terhadap pihak pihak yang menyandarkan keputusannya terhadap hasil.

Dalam business dictionary audit eksternal memiliki arti audit yang dilaksanakan oleh suatu badan independen eksternal yang telah mampu memenuhi berbagai persayaratan.
Auditor harus menyadari bahawa suatu saat dia harus mempertanggung jawabkan hasil auditnya termasuk apabila dia tidak berhasil menemukan dan mengungkapkan kesalahan yang sebenarnya telah terjadi dalam laporan yang diauditnya.
Audit pada umumnya dibagi menjadi tiga golongan yaitu.

Memahami sistem yang akan diadit independen dan obyektif memiliki kecermatan dalam melihat halhal yang tidak sesuai mampu menyajikan hasil temuan dan mendiskusikan akar masalah dan pencegahan.
Untuk mendapat hasil audit yang baik maka orang yang menjadi auditor internal harus memenuhi berbagai persyaratan yaitu memiliki kompetensimemiliki keahlian di bidang auditing dan mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai bidang yang diauditnya independen terhadap auditi baik dalam kenyataan in fact dan dalam penampilan in appearance serta cermat dalam melaksanakan tugasnya.
Tujuan audit atas laporan keuangan oleh auditor independen pada umumnya adalah untuk menyatakan pendapat tentang kewajaran dalam semua hal yang material posisi keuangan hasil usaha perubahan ekuitas dan arus kas sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di indonesia.

Kriteria auditor memiliki etika yg baik jujur tulus dan bijaksana bersifat terbuka mampu memberikan pandangan dan ide.
Independensi dan kompetensi sebagai dasar untuk menjaga kredibilitas auditor dan kantor akuntan publik.
Kemampuan auditor memahami kriteria yang digunakan serta sikap independen dalam mengumpulkan bahan bukti yang diperlukan untuk mendukung kesimpulan yang akan diambilnya.